Sampel Swab Berkurang, Jubir Gugus Tugas Ingatkan Kab kota untuk kejar Survailance

By Redaksi 10 Jul 2020, 07:31:01 WIB Riau
Sampel Swab Berkurang, Jubir Gugus Tugas Ingatkan Kab kota untuk kejar Survailance

Keterangan Gambar : Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid19 Provinsi Riau Dokter Indra Yovi


Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Provinsi Riau Dokter Indra Yovi Menyampaikan Pesan Ketua Gugus Tugas Provinsi Riau yang Juga Gubernur Riau Agar Kabupaten Kota Meningkatkan Survailance agar Sampel Swab dapat meningkat memenuhi target yang sudah di tetapkan. Hal ini dijelaskan Dokter Indra Yovi di Posko Penanganan Covid19 Provinsi Riau. 

 

" sampel pemeriksaan Swab di Lab Rsud Arifin Ahmad hari ini turun 165 Sampel. Padahal  Lab bio Molekular RSUD Arifin Ahmad kapasitasnya saat ini bisa Sampai 1.000 perhari. sampel yang datang kurang, Saya sudah diperintahkan ketua gugus tugas Provinsi Riau untuk menyampaikan agar seluruh kabupaten dan kota sesuai surat edaran gubernur no. 179 tahun 2020  meningkatkan bukan cuma 50 swab per hari". Ujar Dokter Indra Yovi 

 

Lebih lanjut Dokter Indra Yovi mengharapkan swab Survailance bisa sampai 100 per hari di masing masing kabupaten kota di Riau sehingga 12 kabupaten kota bisa mengirim ke provinsi total 1200 sampel perhari. 

 

" Intinya saat ini harus lebih aktif melalukan tracking survailance. dan itu bisa. 100 sampel swab per hari satu kabupaten atau kota dikali 12 kab kota 1200 per hari. Artinya Riau bisa sumbang 1.000 per hari untuk Nasional itu lebih baik". Ujar Dokter Indra Yovi. 

 

Lebih lanjut Dokter Indra Yovi Menegaskan selagi belum ketemu vaksin Covid19 Maka kita belum aman. 

 

"dengan kondisi sekarang strategi utama mencari kasus. Maret April menunggu kemaren kita menunggu kasus. Sekarang dan Kedepan akan mencari kasus tersebut. kemungkinan vaksin masih lama. untuk Indoensia sendiri fase 1 dan 2 vaksin dalam tahap uji coba  ke hewan coba belum ke orang. Vaksin yang bagus itu harus melalui  ujicoba dulu manusia pada fase 3 dan 4.  terbukti bagus baru distribusi aman. perkiraan lembaga aigman. paling moderen bisa didistribusi kan awal atau pertengahan 2022. Artinya masih lama setahun lebih". terang dokter Yovi. 

 

Lebih Lanjut Dokter Yovi Mengingatkan Menjelang Vaksin ada dalam bentuk distribusi Komersiil pakailah Masker dulu dan selalu jaga protokol kesehatan dimana pun berada. 

 

" supaya ekonomi bergerak, sosial budaya bergerak, pakailah pakai masker. dengan masker menyelamatkan diri sendiri dan ornag lain". Ujar nya. 

 

(YN editor:Syah)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment